Featured

Apa Itu Penyakit Lupus, Penyebab Dan Gejalanya

Posted on

Apa Itu Penyakit Lupus, Penyebab Dan Gejalanya – Lupus adalah penyakit autoimun sistemik yang ditandai dengan adanya autoantibodi terhadap autoantigen, pembentukan kompleks imun, dan disregulasi sistem imun, menyebabkan kerusakan pada beberapa organ tubuh. Lupus dapat menyerang satu atau lebih sistem organ.

Pada sebagian orang hanya kulit dan sendinya saja yang terkena, akan tetapi pada sebagian Pasien, lupus lainnya menyerang organ vital seperti Jantung, paru-paru, ginjal, susunan saraf pusat atau perifer. Umumnya tidak ditemukan adanya dua orang pasien lupus terkena sistemik lupus dengan gejala yang persis sama.

Penyebab Lupus

Secara umum, penyebab lupus adalah kelainan pada sistem imun yang menyerang jaringan slot gacor gampang menang atau sel sehat dalam tubuh. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Lingkungan

Faktor lingkungan yang dapat meningkatkan risiko lupus adalah paparan racun, seperti merkuri, asap rokok, dan gel natrium silika. Beberapa zat tersebut dapat memicu peradangan dan mendorong terbentuknya autoantibodi yang menyerang sel tubuh sendiri.

Baca Juga: Apakah itu Herpes? Mengenali Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

2. Hormon

Menurut penelitian, wanita lebih rentan mengalami lupus dibandingkan pria karena lebih banyak menghasilkan dan menggunakan hormon estrogen atau disebut juga hormon “immuno-enhancing.”

Hormon tersebut membuat wanita mempunyai sistem kekebalan lebih kuat. Tetapi, hal ini justru akan menjadi bumerang ketika antibodi berubah menjadi autoantibodi dan menyerang sel tubuh, sehingga penyakit autoimun lebih rentan terjadi.

3. Genetik

Faktor selanjutnya yang dapat meningkatkan risiko penyakit lupus adalah genetik atau keturunan. Tak jarang orang-orang yang memiliki riwayat keluarga terkena lupus mendapatkan hasil positif saat tes DNA autoimun.

Jenis-Jenis Penyakit Lupus

Lupus adalah penyakit yang terbagi menjadi beberapa tipe berdasarkan gejala dan kondisinya, berikut penjelasannya.

1. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)

SLE merupakan penyakit lupus yang paling umum ditemukan. SLE dapat memengaruhi beberapa organ tubuh, termasuk ginjal, jantung, paru-paru, sistem saraf, kulit, dan sendi. Gejala yang dialami oleh penderita SLE antara lain ruam kulit, peradangan pada sendi, pembengkakan di kaki dan sekitar mata, serta rasa lelah yang ekstrim.

2. Lupus Kulit

Jenis lupus ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami luka atau ruam pada kulit. Di mana sebagian besar merupakan kulit bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari, misalnya wajah, telinga, leher, dan kaki.

3. Lupus Neonatus

Lupus neonatus terjadi pada bayi baru lahir dan termasuk jenis lupus yang jarang ditemukan. Lupus jenis ini biasanya terjadi karena ibu memiliki antibodi autoimun (autoantibodi) tertentu yang disalurkan kepada bayi lewat plasenta.

4. Lupus Induksi Obat

Jenis lupus yang satu ini disebut juga dengan Drug Induced Lupus Erythematosus (DILE). Penyebab lupus jenis ini adalah induksi obat-obatan dalam jangka lama. Beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan berkembangnya DILE antara lain, obat hipertensi, obat aritmia, obat antikonvulsan, dan antimikroba.

Gejala Lupus

Tahukah Anda bahwa penyakit ini terkenal dengan istilah penyakit poker online seribu wajah? Hal ini dikarenakan gejala-gejala yang ditimbulkan lupus mirip dengan penyakit lain. Meski begitu, ada tiga gejala utama yang umum dialami oleh penderita lupus, antara lain:

1. Nyeri pada Persendian

Gejala pertama yang umum dialami penderita lupus adalah rasa nyeri di persendian. Gejala ini lebih sering terjadi pada tangan dan kaki. Rasa nyeri tersebut dapat berpindah-pindah dari satu sendi ke sendi lainnya.

Nyeri pada persendian hanya bersifat sementara. Dengan kata lain, kondisi ini tidak akan menyebabkan kerusakan atau cacat permanen pada persendian.

2. Muncul Ruam pada Kulit

Gejala umum selanjutnya adalah munculnya ruam yang menyebar di pipi dan batang hidung. Penyebaran ruam tersebut memiliki bentuk menyerupai kupu-kupu, sehingga dikenal juga dengan istilah ruam kupu-kupu.

Selain di pipi dan batang hidung, ruam pada penderita lupus juga sering terjadi pada tangan dan pergelangan tangan. Ruam akibat lupus dapat membekas dan bersifat permanen serta akan bertambah parah jika terpapar sinar matahari secara langsung.

3. Mudah Merasa Lelah

Penderita lupus mudah merasa lelah meskipun hanya melakukan aktivitas sederhana sehari-hari, seperti rutinitas pekerjaan atau urusan rumah tangga. Pada penderita lupus, rasa lelah ini tidak kunjung pulih sekalipun telah beristirahat dengan cukup.